Emir Mahira memulai karier dalam dunia seni peran pada tahun 2009 melalui film Garuda di Dadaku.Pada tahun 2011, Ia meraih penghargaan Piala Citra melalui film Rumah Tanpa Jendela. Emir Mahira juga memperoleh penghargaan 'Best Performance' di The Isfahan International Film Festival of Children and Young Adults di Teheran, Iran.

Profil Emir Mahira
Emir Mahira Salim, atau dikenal dengan Emir Mahira, lahir di Jakarta pada tanggal 19 September 1997. Namanya melejit lewat judul GARUDA DI DADAKU. Berperan sebagai Bayu, bintang utama film tersebut, membuat Emir kebanjiran tawaran main film.
Beruntung sang mama cukup selektif. Beliau tidak begitu saja menerima setiap tawaran yang masuk. Beliau membaca naskah dulu, baru kemudian menentukan, apakah isi film itu bagus dan cocok diperankan oleh Emir yang usianya masih muda, serta sesuai dengan jadwal kegiatannya.
Karena itulah nama Emir tak sering terdengar lagi setelah debut perdananya. Setahun berselang, Emir kembali membintangi sebuah judul film. Setelah selesai semua proses pembuatan film tersebut, Emir pindah ke Singapura karena ayahnya dipindahtugaskan.
Sedikit demi sedikit, Emir meninggalkan kegiatan dan hobinya. Emir resmi keluar dari Sekolah Sepak Bola Arsenal. Ia mengganti hobi sepak bola dengan tenis meja. Semua dilakukan untuk mempersiapkan diri mengikuti tes masuk ke sekolah internasional di Negeri Singa.
Keberangkatannya ke Singapura disinyalir sebagai mundurnya Emir juga dari dunia akting. Namun ternyata isu tersebut salah. Emir masih konsisten dalam karirnya sebagai aktor.
Filmografi
Garuda di Dadaku (2009)
Melodi (film) (2010)
Rumah Tanpa Jendela (2011)
Garuda di Dadaku 2 (2011)
Apakah Kamu suka Emir Mahira?
Berikan jawabnmu pada poll di bawah.





















